Kepala Puskesmas Ampah Imbau Masyarakat Terapkan 5M
0 menit baca
Peringatan atau himbauan yang disampaikan Adrius kepada masyarakat bukan tanpa alasan, mengingat kasus DBD di Bartim sudah dinyatakan darurat karena sudah ada puluhan warga yang terkena penyakit tersebut, bahkan sudah ada yang meninggal dunia.
Untuk di Puskesmas Ampah sendiri, pihaknya sudah mendata ada sekitar 25 orang warga yang terkena penyakit DBD. Maka dari itu, untuk mengantisipasi bertambahnya kasus DBD di Barito Timur, khususnya di Dusun Tengah, Nelwan mengimbau agar masyarakat menerapkan 5M.
"Masyarakat bisa melakukan langkah langkah antisipasi dengan memberantas sarang nyamuk," kata Nelwan, kemarin.
Menurut Nelwan, masyarakat bisa secara mandiri melakukan hal tersebut, karena kalau minta di Fogging atau pengasapan pihaknya ada prosedur.
"Adanya peningkatan kasus DBD banyak masyarakat meminta Fogging, namun perlu diketahui Fogging ada aturannya, karena itu ada bahan kimia dan bisa berdampak pada lingkungan. Jadi tidak bisa dilakukan sembarangan," ujarnya.
Dirinya menjelaskan, Fogging itu hanya mematikan nyamuk dewasa saja, sedangkan kalau jentiknya masih tidak bisa mati. Maka dari itu, masyarakat harus menerapkan 5M agar jentik jentik nyamuk atau sarangnya harus di bereskan.
"Jadi intinya upaya yang paling maksimal adalah dengan memberantas sarang dan jentik nyamuk," pungkasnya.(adv/red/SBN).
