Bartim
Pj Sekda Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa se-Kabupaten Barito
TAMIANG LAYANG, sinarborneonews.com – Pj Kabupaten Barito Timur (Bartim), Misnohartaku, menegaskan bahwa aset desa harus dirawat dan dikelola secara optimal untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat ia resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa se-Kabupaten Barito Timur, di Aula Hotel Ade Tamiang Layang, Rabu, 26 November 2025.
Ia menekankan bahwa aset desa merupakan aset negara yang harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab. Kepala desa, menurutnya, perlu membangun kolaborasi yang kuat dengan BPD dan masyarakat agar pengelolaan aset dapat berjalan transparan, akuntabel, dan mendukung kemajuan desa.
Acara pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Diskominfops, para camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten Barito Timur, serta narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Bank BRI Tamiang Layang.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat kapasitas aparatur desa.
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, yakni 26–28 November 2025, bertempat di Aula Hotel Ade Tamiang Layang dan Aula Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan.
Kegiatan dirancang untuk meningkatkan kemampuan kepala desa dalam perencanaan, kepemimpinan, manajemen administrasi, hingga pengelolaan keuangan dan aset desa.
Plt.Kepala Dinas DPMDSOS Barito Timur, Osa Awatanu, menyampaikan bahwa pelatihan memiliki empat tujuan utama, yakni meningkatkan pengetahuan kepala desa dalam perencanaan pembangunan, memperkuat kemampuan manajerial dan administrasi, mendorong tata kelola desa yang transparan dan partisipatif, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa hasil yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi peningkatan pemahaman regulasi, kemampuan menyusun dokumen perencanaan desa seperti RPJMDes dan RKPDes, peningkatan kedisiplinan administrasi serta pengelolaan keuangan dan aset, serta terjalinnya koordinasi yang lebih efektif antara pemerintah desa, kecamatan, dan OPD terkait.
Dengan dimulainya pelatihan ini, pemerintah berharap para kepala desa semakin mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa, termasuk dalam penggunaan dan pemeliharaan aset desa, sehingga pembangunan di Kabupaten Barito Timur dapat berlangsung lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.(Asa/adv/sbn).
Via
Bartim
Posting Komentar