Bupati Heriyus: Ramadan Momentum Mempererat Toleransi dan Persatuan di Kabupaten Murung Raya
0 menit baca
Puruk Cahu, sinarborneonews.com.– Bupati Heriyus, S.E., menegaskan bahwa bulan suci Ramadan bukan sekadar momentum peningkatan ibadah secara spiritual, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat toleransi, persatuan, dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Menurutnya, Ramadan menghadirkan nilai-nilai kesabaran, empati, serta kepedulian sosial yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari tanpa memandang perbedaan suku, ras, maupun agama.
“Ramadan adalah momentum bagi kita semua untuk meningkatkan rasa toleransi terhadap sesama, tanpa membedakan latar belakang suku, ras, dan agama. Kebersamaan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan daerah yang kita cintai,” ujar Heriyus.
Bupati Kabupaten Murung Raya itu menekankan bahwa menjaga nilai-nilai kebersamaan merupakan hal fundamental demi memastikan persatuan dan kesatuan tetap terpelihara dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Ramadan sebagai sarana refleksi diri sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan masing-masing.
Di sela penyampaiannya, orang nomor satu di Bumi Tana Malai Tolung Lingu tersebut juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Murung Raya.
“Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Semoga setiap amal ibadah yang kita laksanakan diterima oleh Allah SWT, membawa keberkahan bagi keluarga, serta semakin memperkuat persatuan dan kesatuan di daerah yang kita banggakan ini,” tuturnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusivitas daerah dengan menghindari berbagai tindakan maupun penyebaran isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita jaga Murung Raya tetap aman, damai, dan harmonis, terutama di bulan suci Ramadan ini,” tegasnya.
Ia berharap semangat Ramadan mampu menjadi energi positif dalam membangun daerah, memperkuat solidaritas sosial, serta menciptakan suasana yang sejuk dan penuh kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. (IST/adv/sbn).