Dorong Daya Saing UMKM, Pemkab Barito Timur Ikuti Kick Off Road to Dekranas 2026
0 menit baca
TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengikuti kegiatan Kick Off Road to Dekranas 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan berbagai program pembinaan dan pengembangan kerajinan daerah menjelang pelaksanaan kegiatan Dewan Kerajinan Nasional.
Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Barito Timur dan diikuti sejumlah perangkat daerah terkait sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor kerajinan serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Timur, Amrullah. Ia hadir bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta jajaran teknis yang berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM.
Adapun perangkat daerah yang turut mengikuti kegiatan ini antara lain Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian, Bappedalitbangda, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Barito Timur.
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Barito Timur, Bendahara Dekranasda, serta dua pelaku UMKM dari Kabupaten Barito Timur.
Kick Off Road to Dekranas 2026 menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, serta para pelaku usaha dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan lokal.
Melalui kegiatan ini diharapkan produk kerajinan dan UMKM dari Kabupaten Barito Timur dapat terus berkembang, memiliki nilai tambah, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat di daerah. (*)