Pemkab Murung Raya Berikan Uang Saku Tambahan Rp1 Juta untuk 73 Calon Jemaah Haji 2026
0 menit baca
PURUK CAHU, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya memberikan uang saku tambahan sebesar Rp1 juta kepada seluruh Calon Jemaah Haji (CJH) yang berangkat pada tahun 2026.
Sebanyak 73 CJH diberangkatkan tahun ini, terdiri dari 26 laki-laki dan 47 perempuan. Acara pelepasan dilaksanakan di halaman Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu pada Minggu (26/4/2026).
Ketua Panitia Pemberangkatan, Firman Prihatin, dalam laporannya menyampaikan bahwa setiap CJH menerima Rp1 juta. Selain itu, dua kepala rombongan masing-masing mendapatkan Rp5 juta.
“Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan uang saku kepada 73 calon jemaah haji masing-masing Rp1 juta, serta kepada dua kepala rombongan masing-masing Rp5 juta,” ujarnya.
Bupati Murung Raya, Heriyus, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CJH. Ia berharap para jemaah dapat mematuhi aturan, menjaga ketertiban, serta menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk sehingga dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Semoga perjalanan haji ini penuh berkah, dimudahkan segala urusan, serta seluruh jemaah diberikan keselamatan dan kesehatan. Kami berharap para CJH berangkat dan pulang dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ucapnya.
Selain itu, Bupati juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan dan renovasi Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu. Awalnya, anggaran yang diusulkan mencapai Rp15 miliar, namun setelah penyesuaian, disetujui sebesar Rp8 miliar untuk penataan halaman.
“Anggaran yang disetujui saat kami di Jakarta sebesar Rp8 miliar untuk perbaikan tata halaman, belum termasuk gedung,” jelasnya.
Heriyus menambahkan bahwa masjid tersebut telah dilakukan pengecatan ulang sehingga tampil lebih baik. Ia berharap ke depan dapat dilakukan rehabilitasi fisik secara bertahap.
“Meskipun belum bisa dilakukan sekaligus, perbaikan akan dilakukan bertahap karena tidak hanya masjid agung, tetapi juga rumah ibadah lainnya yang perlu diperbaiki dan dibangun,” tuturnya.
Ia pun berharap anggaran APBD Kabupaten Murung Raya pada tahun 2027 tidak mengalami pemangkasan yang signifikan, sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih optimal. (Red).