BREAKING NEWS

DKPP Barsel Gencarkan Vaksinasi Rabies 2026 untuk Cegah Penularan ke Manusia

BUNTOK, sinarborneonews.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Barito Selatan terus meningkatkan langkah pencegahan penyakit hewan menular melalui program vaksinasi rabies selama tahun 2026. Program ini diprioritaskan karena rabies merupakan penyakit yang dapat membahayakan hewan sekaligus menular kepada manusia.

Kepala DKPP Barito Selatan, Ida Safitri menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi difokuskan pada Mei hingga Juni, bertepatan dengan musim kawin hewan yang dinilai rawan meningkatkan penyebaran rabies.

Kegiatan vaksinasi dijadwalkan berlangsung di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Rampa Mea, Kecamatan Dusun Utara, kemudian Desa Kalahien serta Kelurahan Jelapat di Kecamatan Dusun Selatan. Selain itu, vaksinasi juga menyasar beberapa lokasi yang sebelumnya pernah terjadi kasus gigitan hewan diduga rabies.

Menurut Ida, selain pemberian vaksin, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait langkah pencegahan agar kasus rabies dapat diminimalkan.

Tim dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) bersama dokter hewan turut mengedukasi warga pentingnya melakukan vaksinasi rutin terhadap hewan peliharaan demi menjaga kesehatan lingkungan.

“Tahun ini target vaksinasi rabies yang kami tetapkan sebanyak 100 ekor hewan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir apabila terdapat hewan peliharaan yang sakit atau mati setelah divaksin. Menurutnya, kondisi tersebut umumnya disebabkan penyakit lain yang telah diderita hewan sebelumnya, bukan karena efek vaksin rabies.

DKPP Barito Selatan berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam program vaksinasi guna mencegah penyebaran rabies di wilayah tersebut. (Red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar