BREAKING NEWS

Di Balik Meja Domino, Terjalin Strategi dan Silaturahmi di Barito Timur


Sekda Bartim, Misnohartaku mencoba bermain domino bersama Wakapolres Bartim usai membuka kegiatan ORADO


TAMIANG LAYANG, sinarborneonews.com - Suasana Story Caffee, Tamiang Layang, Kamis sore (9/4/2026), tampak berbeda dari biasanya.

Deretan meja dipenuhi pasangan-pasangan pemain yang saling berhadapan, sementara suara batu domino bersahutan, berpadu dengan riuh rendah percakapan dan tawa. Ratusan peserta dari berbagai penjuru Barito Timur berkumpul, membawa semangat yang sama: bertanding, sekaligus bersilaturahmi.

Di tengah atmosfer penuh keakraban itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur, Misnohartaku, secara resmi membuka Kejuaraan Cabang Olahraga Domino Nasional (Orado) tingkat kabupaten.

 Namun lebih dari sekadar seremoni, kehadiran pemerintah daerah menjadi penegas bahwa domino kini telah bertransformasi—bukan lagi sekadar permainan santai, melainkan olahraga yang menuntut kecerdasan dan strategi.

Bagi sebagian peserta, kejuaraan ini bukan hanya soal menang atau kalah. Ada yang datang bersama rekan kerja, ada pula yang berpasangan dengan sahabat lama. Di sela pertandingan, obrolan ringan tetap mengalir, menunjukkan bahwa kejuaraan ini juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial.

“Di sini kita tidak hanya adu strategi, tapi juga bertemu kawan-kawan lama,” ujar salah satu peserta.

Misnohartaku dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam membangun kebersamaan masyarakat. Ia melihat domino sebagai media yang unik—menggabungkan kompetisi, kecerdasan, dan nilai sportivitas dalam satu meja permainan.
Dukungan pemerintah daerah pun bukan tanpa alasan. 

Dari meja-meja sederhana seperti inilah diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. Apalagi, dalam waktu dekat, para pemain terbaik akan dipersiapkan untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi di Palangkaraya.

Di sisi lain, panitia penyelenggara melalui Sekretaris Orado Barito Timur, Supawardani A. Batur, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut kejuaraan ini sebagai momentum yang telah lama dinantikan oleh para pecinta domino di daerah tersebut.

Menurutnya, domino kini telah naik kelas. Permainan yang dulu identik dengan hiburan santai, kini menjadi cabang olahraga prestasi yang menuntut perhitungan matang, kerja sama tim, dan kemampuan membaca situasi.
Seiring berjalannya pertandingan, ketegangan mulai terasa di beberapa meja. 

Para pemain terlihat semakin serius, menghitung langkah demi langkah dengan cermat. Namun di balik itu, semangat sportivitas tetap dijaga—setiap kemenangan disambut dengan senyum, dan setiap kekalahan diterima dengan lapang dada.

Pesan yang disampaikan panitia pun sederhana namun bermakna: menjadi pemenang dengan rendah hati, dan menerima kekalahan dengan jiwa besar.
Menjelang senja, suasana kejuaraan tetap hangat. Bukan hanya karena persaingan yang semakin ketat, tetapi juga karena rasa kebersamaan yang tumbuh di antara para peserta.

Di Barito Timur, hari itu, domino bukan sekadar permainan. Ia menjadi jembatan—menghubungkan strategi dengan persahabatan, kompetisi dengan kebersamaan, serta harapan akan lahirnya prestasi di masa depan. (Red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar