Silaturahmi PT SIS dan PWI Bartim, Bangun Kepercayaan untuk Informasi yang Berimbang
0 menit baca
Sejumlah pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Timur tampak berbincang santai bersama perwakilan PT Saptaindra Sejati (SIS).
Di antara hidangan makan siang yang tersaji, terbangun ruang komunikasi yang akrab, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.
Silaturahmi yang digelar PT SIS tersebut bukan sekadar pertemuan informal. Di balik suasana kekeluargaan yang tercipta, tersimpan pesan penting tentang bagaimana hubungan antara perusahaan dan insan pers dapat dibangun secara sehat, profesional, dan saling menghormati peran masing-masing.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin antara PT SIS dan PWI Barito Timur.
Berbagai topik dibahas dalam suasana santai, mulai dari perkembangan daerah, aktivitas perusahaan, hingga dinamika informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Meski berlangsung dalam nuansa penuh keakraban, kedua pihak menegaskan satu prinsip yang menjadi fondasi kemitraan mereka. Hubungan baik yang dibangun tidak boleh mengurangi independensi media maupun kebebasan pers dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.
Officer External Relation & Security PT SIS, Agung Febrianto, mengatakan bahwa insan pers memiliki posisi strategis sebagai penghubung informasi antara perusahaan dan masyarakat.
Karena itu,
komunikasi yang baik dengan media menjadi bagian penting dalam menciptakan keterbukaan informasi yang berimbang.
“Selama ini rekan-rekan media, khususnya PWI Barito Timur, telah menjadi mitra yang sangat baik dalam membantu menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan tersebut dan berharap hubungan yang sudah terjalin dapat terus berjalan secara profesional,” ujarnya.
Menurut Agung, perusahaan memandang media bukan hanya sebagai sarana publikasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem komunikasi yang berperan menjaga transparansi dan membangun pemahaman publik terhadap berbagai kegiatan perusahaan.
Pandangan serupa disampaikan Ketua PWI Barito Timur, Agustinus Bole Malo. Ia menilai kegiatan silaturahmi seperti itu memiliki arti lebih dari sekadar mempererat hubungan kelembagaan.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog yang memungkinkan kedua pihak saling bertukar informasi dan perspektif mengenai berbagai isu yang berkembang di masyarakat.
“Momentum seperti ini penting karena membuka ruang komunikasi yang lebih dekat. Kami bisa saling berbagi informasi dan membangun pemahaman yang sama terhadap berbagai persoalan yang ada di daerah,” katanya.
Bole Malo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan PT SIS terhadap berbagai kegiatan organisasi PWI Barito Timur.
Menurutnya, dukungan tersebut turut membantu terlaksananya sejumlah program yang bertujuan meningkatkan kapasitas serta profesionalisme wartawan di daerah.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kemitraan yang baik harus tetap berjalan seiring dengan penghormatan terhadap independensi pers sebagai pilar penting dalam kehidupan demokrasi.
“Hubungan yang baik harus terus dijaga, tetapi profesionalisme dan kebebasan pers tetap menjadi hal yang utama. Kami berharap kemitraan ini semakin kuat dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Di tengah tantangan arus informasi yang semakin cepat dan kompleks, komunikasi yang terbuka antara perusahaan dan media menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Dari sebuah meja makan siang di Tamiang Layang, PT SIS dan PWI Barito Timur menunjukkan bahwa kemitraan yang sehat bukanlah tentang membatasi peran satu sama lain, melainkan tentang membangun kepercayaan, saling menghargai, dan bersama-sama menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi publik.
Silaturahmi itu pun berakhir dengan suasana yang tetap hangat. Namun pesan yang dibawa pulang jauh lebih besar, bahwa hubungan baik antara dunia usaha dan pers dapat terus tumbuh tanpa harus mengorbankan independensi, profesionalisme, maupun kebebasan dalam menyampaikan kebenaran kepada masyarakat.(Red).