Rutan Tamiang Layang Perkuat Komitmen Integritas Pegawai melalui Sosialisasi Survei Integritas, Pengendalian Gratifikasi, dan Pengelolaan Pengaduan
0 menit baca
TAMIANG LAYANG, sinarborneonews.com – Dalam rangka memperkuat budaya integritas serta Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi(WBK) Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani(WBBM) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tamiang Layang melaksanakan kegiatan Sosialisasi, Pengarahan, dan Penguatan Integritas kepada seluruh pegawai yang dirangkaikan dengan pelaksanaan Apel Pagi, Rabu (22/07).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, ini diikuti oleh Kepala Subseksi Pengelolaan, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, pejabat fungsional, pelaksana, CPNS, serta PPNPN. Bertempat di halaman depan Rutan, kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun organisasi yang bersih, profesional, dan berintegritas.
Dalam amanatnya, Kepala Rutan menegaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara sekaligus insan Pemasyarakatan. Oleh karena itu, seluruh pegawai diharapkan senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme, akuntabilitas, transparansi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada kesempatan tersebut, Karutan menyampaikan tiga materi utama, yaitu Sosialisasi Pengisian Survei Integritas Pegawai, Pengendalian Gratifikasi dan Pencegahan Pungutan Liar (Pungli), serta Pengelolaan Pengaduan. Seluruh pegawai diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam pengisian Survei Integritas secara jujur, objektif, dan bertanggung jawab sebagai bentuk evaluasi terhadap budaya integritas di lingkungan kerja.
Selain itu, Karutan kembali menegaskan komitmen Zero Gratifikasi dan Zero Pungli, serta mengingatkan seluruh jajaran agar menolak segala bentuk pemberian yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan maupun penyimpangan dalam pelaksanaan tugas. Penguatan juga diberikan terkait pengelolaan pengaduan agar setiap saran, masukan, maupun laporan dari masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa integritas harus menjadi budaya kerja yang diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Integritas merupakan pondasi utama dalam pelaksanaan tugas sebagai insan Pemasyarakatan. Saya mengajak seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Tamiang Layang untuk mengisi Survei Integritas dengan jujur dan objektif, menolak segala bentuk gratifikasi maupun pungutan liar, serta memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Mari kita jadikan integritas sebagai budaya kerja yang tercermin dalam setiap tindakan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Agung Novarianto.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Mewujudkan pembangunan Zona Integritas tidak hanya ditentukan oleh pemenuhan administrasi, tetapi juga oleh komitmen dan konsistensi seluruh pegawai dalam menerapkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin kita mampu mewujudkan Rutan Tamiang Layang yang bersih, melayani, serta semakin dipercaya oleh masyarakat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Tamiang Layang semakin memperkuat komitmen dalam membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas. Komitmen tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.(*)