Bupati Heriyus Tegaskan Dukungan Penuh Pemkab Murung Raya untuk Sinode Umum XXV GKE 2026
0 menit baca
Puruk Cahu, sinarborneonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gereja Kalimantan Evangelis yang akan menggelar Sinode Umum XXV Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, saat menghadiri rapat bersama Majelis Pekerja Harian (MPH) GKE dan panitia pelaksana di Aula Gereja Hosana, Rabu (3/6/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Heriyus menyampaikan bahwa Sinode Umum XXV GKE yang dijadwalkan berlangsung pada 7–11 Juli 2026 merupakan forum strategis yang mempertemukan para pemimpin dan jemaat GKE dari berbagai wilayah untuk membahas program pelayanan gereja, mempererat persaudaraan, serta memperkuat kebersamaan umat.
“Sinode Umum XXV GKE merupakan forum penting yang mempertemukan para pemimpin dan jemaat GKE dari berbagai wilayah untuk membahas program pelayanan gereja, mempererat persaudaraan, serta memperkuat kebersamaan umat,” ujar Heriyus.
Menurutnya, pelaksanaan sinode tersebut tidak hanya menjadi agenda pelayanan gereja, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah Murung Raya kepada para peserta yang datang dari berbagai wilayah.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Murung Raya siap bersinergi dengan MPH Sinode GKE dan seluruh panitia pelaksana guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan sukses.
“Pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026 di Murung Raya merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan besar untuk menunjukkan semangat kebersamaan, toleransi, dan keramahan masyarakat daerah,” katanya.
Heriyus berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026. Selain memperkuat pelayanan dan persatuan umat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah melalui sektor sosial, budaya, pariwisata, hingga perekonomian masyarakat setempat.
(Red)