Cegah Karhutla, Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Ground Check Hotspot di Desa Pangkan
0 menit baca
TAMIANG LAYANG, sinarborneonees.com– Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Dusun Tengah. Menindaklanjuti informasi titik panas (hotspot) yang terdeteksi satelit, Kapolsek Dusun Tengah Iptu Stefanus Rantealo, S.H., M.M., turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi di wilayah Desa Pangkan, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Minggu (9/8/2026) pagi.
Kegiatan ground check tersebut dilakukan setelah adanya informasi titik hotspot yang terdeteksi melalui satelit TERRA-AQUA/NOAA20-SNPP. Pengecekan lapangan menjadi langkah cepat dan preventif untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran.
Kapolsek Dusun Tengah didampingi Kapolsubsektor Paku Iptu Edi S., personel Polsek Dusun Tengah, Relawan Komsar, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam kegiatan tersebut.
Tim melakukan pengecekan secara langsung terhadap lokasi yang terindikasi memiliki titik panas. Selain memastikan kondisi lapangan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu Stefanus Rantealo, mengatakan bahwa ground check merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan karhutla.
“Dengan adanya kegiatan ini, ke depan kami akan terus konsisten melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Apabila ditemukan adanya titik hotspot yang disebabkan oleh aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, kami juga akan melakukan pendataan terhadap pemilik lahan,” ujar Iptu Stefanus.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Tidak hanya aparat kepolisian, tetapi juga relawan dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, karena dampaknya dapat merugikan banyak pihak,” tambahnya.
Polsek Dusun Tengah memastikan pemantauan terhadap titik-titik hotspot akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila ditemukan indikasi kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dan dampak karhutla.
Dengan sinergi antara kepolisian, relawan, dan masyarakat, upaya pencegahan karhutla di wilayah Kecamatan Paku diharapkan dapat berjalan secara maksimal demi menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(*)