Kemerdekaan Tak Hanya Dirayakan, Warga RT 21 Tamiang Layang Isi HUT RI dengan Berbagi dan Beragam Lomba
0 menit baca
TAMIANG LAYANG, sinarborneonews.com - Kemerdekaan tak selalu harus dirayakan dengan pesta meriah. Di tengah sederhana dan hangatnya kehidupan warga RT 21, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, semangat kemerdekaan justru hadir melalui kepedulian, gotong royong, dan kebersamaan.
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026, warga RT 21 memilih berbagi dengan sesama. Sejumlah paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud nyata semangat gotong royong.
Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok sehari-hari, yakni beras, telur, gula, teh, minyak goreng, dan biskuit. Bantuan dikumpulkan melalui sumbangan dan swadaya warga RT 21.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Minggu (16/8/2026) oleh Ketua RT 21, Lody Antoni, kepada salah seorang warga penerima bantuan.
Bagi warga RT 21, berbagi bukan sekadar memberikan bantuan. Ada pesan yang ingin disampaikan bahwa perayaan kemerdekaan juga dapat menjadi momentum untuk saling memperhatikan dan membantu, terutama kepada mereka yang membutuhkan.
Ketua Panitia 17 San (HUT RI), Susanto, mengungkapkan, gagasan memberikan bantuan tersebut datang dari Ketua RT 21. Dana yang sebelumnya dipersiapkan untuk kegiatan doa bersama atau selamatan serta kegiatan berbagai perlombaan kemudian sebagian disisihkan untuk membantu warga kurang mampu.
“Ini inisiatif dari Ketua RT. Sebenarnya dana tersebut untuk kegiatan selamatan dan perlombaan, tetapi sebagian disisihkan untuk warga kurang mampu,” ujar Susanto.
Langkah sederhana itu kemudian melahirkan makna yang lebih besar. Peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan warga yang membutuhkan.
Bantuan pertama diberikan kepada seorang warga yang dikenal dengan nama Abah Kanjeng. Sementara dua paket lainnya akan diserahkan kepada Nene Riski dan Bapak Sriyanto dalam acara selamatan yang digelar pada malam hari di Pos Kamling RT 21.
Selain kegiatan sosial dan selamatan, rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di RT 21 juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang melibatkan warga dari berbagai kelompok usia. Kegiatan lomba dibagi menjadi tiga kategori, yakni anak-anak, ibu-ibu dan remaja putri, serta bapak-bapak dan remaja.
Untuk kategori anak-anak, sejumlah perlombaan telah dilaksanakan pada 8 dan 9 Agustus 2026. Perlombaan tersebut meliputi makan kerupuk, lari kelereng, balap karung menggunakan helm, estafet bola plastik, memasukkan paku ke dalam botol, serta memasukkan karet gelang ke dalam gelas.
Sementara itu, kategori ibu-ibu dan remaja putri dilaksanakan pada 15 dan 16 Agustus 2026. Berbagai permainan yang digelar di antaranya estafet tepung, lomba memakai daster, balap karung beregu, menyusun toples secara beregu, serta lomba domino.
Untuk kategori bapak-bapak dan remaja, perlombaan akan dilaksanakan pada 22 dan 23 Agustus 2026. Jenis lombanya meliputi voli menggunakan daster, tarik tambang, balap menggunakan sarung, mancing gelas plastik, domino, serta permainan Mobile Legends.
Khusus lomba domino, pelaksanaannya dijadwalkan pada malam Minggu, 16 Agustus 2026 atau setelah acara selamatan. Permainan tersebut menjadi salah satu hiburan bagi warga sekaligus sarana mempererat hubungan antartetangga.
Malam selamatan juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di lingkungan RT 21. Kegiatan tersebut bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk mempererat silaturahmi.
Di tempat sederhana itu, warga berkumpul, berbincang, dan menikmati kebersamaan. Suasana kekeluargaan menjadi bagian penting dari perayaan yang digelar secara sederhana tersebut.
Rangkaian kegiatan belum berakhir. Pembagian hadiah untuk seluruh perlombaan akan dilaksanakan pada 30 Agustus 2026. Acara tersebut sekaligus akan dirangkai dengan kegiatan jalan sehat dan senam bersama yang diikuti warga RT 21.
Ketua RT 21, Lody Antoni, mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan warga dalam mengisi momentum kemerdekaan.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga dengan memperkuat kepedulian, gotong royong, serta hubungan kekeluargaan di lingkungan masyarakat.
Pada akhirnya, paket sembako yang diserahkan mungkin terlihat sederhana. Begitu pula dengan berbagai perlombaan yang digelar. Namun, di balik beras, telur, gula, teh, minyak goreng, biskuit, serta keceriaan dalam setiap perlombaan, terdapat pesan tentang kepedulian dan kebersamaan.
Pesan bahwa kemerdekaan akan terasa lebih berarti ketika kebahagiaan tidak dinikmati sendiri, melainkan dibagikan kepada sesama.
Dari RT 21 Tamiang Layang, semangat itu tumbuh dalam kesederhanaan: merayakan kemerdekaan dengan berbagi, bersyukur, bergembira, dan menjaga kebersamaan. (B)